Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Syariat Islam

Kaum muslimin di dunia ini tentu sangat faham mengenai pentingnya wudhu. Secara bahasa wudhu berarti baik dan indah. Sementara menurut istilah, wudhu ialah membersihkan anggota wudhu dari hadas kecil. Yang dimaksud anggota wudhu yaitu, anggota badan yang wajib dibasuh air wudhu meliputi muka, kedua tangan, rambut kepala dan kedua kaki

Posisi wudhu dalam islam sangat penting sekali, sebab wudhu merupakan aktivitas menyucikan diri baik lahir dan batin. Untuk itulah, setiap muslin harus mengetahui Tata Cara Wudhu yang Benar sesuai syariat Islam. Mengapa demikian? Sebab banyak orang yang wudhu namun tidak sesuai dengan syariat islam. Sehingga keabsahan wudhunya dipertanyakan.

Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Syariat Islam
Tata Cara Wudhu yang Benar menjadi kunci diterimanya suatu ibadah, terutama shalat. Setiap akan menunaikan ibada shalat, seorang wajib terlebih dahulu melakukan wudhu. Dalam sebuah hadis tentang Anjuran berwudhu rasulullah SAW bersabda:

لا يقبل الله صلاة أحدكم إذا أحدث حتى يتوضأ

Cara membacanya: (laa yaqbalullahu sholaata ahadikum idza ahdatsa hatta yatawadzzoa)

Artinya: Allah tidak menerima Shalat salah seorang diantara kamu sampai ia berwudhu. (HR. Bukhori, Muslim, Abu Dawud dan Tirmidzi)

Setelah membaca hadis tersebut, marilah kita semua memperbaiki wudhu kita agar ibadah kita terutama shalat diterima oleh Allah. Berikut ini tata cara wudhu dan doanya:

1. Membaca syahadat sambil tangannya dibersihkan di bawah guyuran air (masuk dalam kategori sunnah)

2. Berkumur 3 x untuk membersihkan kototan yang ada di mulut (Sunnah)

3. Membasuh muka secara penuh, bagian atas sampai mepet rambuk, bagian samping sampai lubang telinga, bagian bawah sampai bawah dagu sebanyak tiga kali. Selama proses mebasuh muka, niat wudhu harus dilafalkan baik secara lahir dan batin. (Rukun wudhu)

Adapun niat wudhu sebagai berikut:

نويت الوضوء لرفع الحدث الأصغر فرض لله تعالى

Cara membacanya: (nawaitul wudhuu’a lirof’il hadatsil asghori fardzol lillaahi ta’aala)

Artinya: Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardhu karena Allah ta’ala.

4. Membasuh ke dua tangan sampai siku-siku. (Rukun)

5. Mengusap sebagian rambut kepala sebanyak 3 kali (Rukun)

6. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki. (Rukun. Disunnahkan untuk sampai hingga atas lutut.

7. Tertib. Maksudnya semua aktivitas tersebut harus dilakukan secara berurutan. Tidak boleh dibolak-balik. Jika kebalik satu saja maka wudhunya batal.

Demikianlah Tata cara wudhu dan doanya. Semoga dapat memberi pemahaman bagi anda semua. Segera perbaiki wudhu anda jika dirasa ada yang kurang benar. Wallahu a’lam.
elzeno
elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utama seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

Posting Komentar untuk "Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Syariat Islam"

Formulir Kontak

Nama Email * Pesan *