Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin

Niat Qadha Puasa Ramadhan – Salah satu ibadah wajib yang masuk dalam rukun islam adalah Puasa di Bulan Suci Ramadhan.

Yang dimaksud dengan puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, hubungan suami istri dan lain-lain mulai dari terbitnya fajar sampai dengan tenggelamnya matahari.

Puasa ramadhan wajib dilaksanakan oleh semua umat muslim yang telah baligh dan berakal. Laki-laki, perempuan. Tua, Muda semuanya harus melaksanakan ibadah ini.

Puasa ramadhan dijalankan selama 1 bulan penuh ketika masuk bulan ramadhan, yaitu sebuah bulan yang berada di antara bulan sya’ban dan bulan syawwal.

Namun, bagaimana jika ada seorang muslim yang disebabkan karena sesuatu hal tidak bisa menjalankan puasa ramadhan?

Misalnya karena sakit, perjalanan jauh, bekerja berat dan bahkan mungkin sengaja tidak menjalankan puasa.

Bagi perempuan pasti hal ini sering terjadi, sebab dalam setiap bulan mereka “kedatangan tamu bulanan/menstruasi” sehingga menyebabkannya tidak berpuasa.

Lantas bagaimana dengan puasa mereka ini? Apakah mereka yang berhalangan menjalankan puasa memang diperbolehkan tidak menjalankannya?

Perlu anda fahami bersama, bagi siapa saja yang tidak bisa menunaikan ibadah puasa ramadhan baik disengaja atau tidak WAJIB mengganti, mengqadha atau membayar puasanya tersebut.

Nah bagi kita semua yang merasa ada puasanya masih bolong, harap segera diqadha sebelum datang bulan ramadhan berikutnya. Sebab puasa ini hukumnya adalah wajib bagi setiap muslim yan ada di dunia ini.

Apa itu Puasa Qadha?


Puasa Qadha adalah sebuah puasa yang bertujuan untuk mengganti puasa yang karena sebab syar’i tidak bisa dilaksanakan sesuai dengan waktunya.

Bagi orang yang tida bisa melaksanakan puasa ramadhan karena alasan syar’i maka salah satu konsekuensinya adalah melaksankan Puasa Qadha.

Kata Qadha sendiri memiliki arti kata Hukum atau bisa juga diartikan dengan Penuanaian. Sedangkan secara istilah Qadha adalah mengerjakan kewajiban sesudah lewat pada waktunya.

Maksudnya adalah melaksanakan suatu ibadah di luar waktu yang sudah ditentukan secara syar’i. Dalam hal puasa ramadhan, qadha ini dimaksudkan melaksanakan puasa ramadhan di luar bulan ramadhan.

Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin


Qadha yang dilakukan untuk puasa ramadhan, harus sesuai dengan jumlah puasa yang tidak anda jalankan.

Misalnya, anda tidak melakukan puasa ramadhan sebanyak 3 kali. Maka anda harus mengqadhanya sebanyak tiga kali pula.

Namun sebelum menjalan puasa qadha ramdhan, anda harus melafalkan niatnya terlebih dahulu. Sebab niat inilah yang akan menjadi landasan untuk apa ibadah anda.

Mengenai masalah niat, sebenarnya tidak ada perbedaan yang jauh antara puasa ramdhan pada bulannya dan puasa qadha ramadhan

Niat puasa ini sama-sama harus anda baca secara lahir maupun batin mulai dari setelah maghrib sampai sebelum fajar.

Niat ini jangan sampai lupa, karena bisa menyebabkan ibadah tida sah. Maka saran saya bacalah sesudah sholat isya’ saja.

Berikut ini lafadz Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin

Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin


Demikianlah Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin. Apabila anda masih memiliki hutang puasa ramadhan yang belum dibayar maka segera laukan qadha sebelum datangnya ramadhan berikutnya.


Ingatlah bahwa barang siapa yang meninggalkan puasa di bulan ramadhan maka ia seperti mempunyai hutan pada Allah. Dan hutang itu wajib hukumnya untuk di bayar.

Penutup


Kendati puasa ramadhan boleh di qadha, namun tidaklah baik jika menyengaja tidak melaksankan puasa di bulan ramadhan.

Memang seorang dibolehkan tidak berpuasa, namun hal itu harus sesuai dengan ketentuan syariat. Seperti karena sakit, perjalan jauh dan lain sebagainya.

Sedangkan bagi mereka yang dengan sengaja tida menjalankan puasa ramadhan maka ia akan mendapatkan dosa besar.

Maka dari itulah ketika memasuki bulan ramadhan, kerjakan puasa dengan sebaik mungkin. Seberat apapun pekerjaan kita, sesakit apapun diri kita kalau masih kuat menunaikan puasa maka puasalah.

Sebab di bulan ramadhan  terdapat berbagai keberkahan yang luar biasa yang tidak ada di bulan-bulan yang lainnya. Misalnya saja seperti lailatul qadar. Semoga kita termasuk golongan orang-orang sholeh.

Demikian informasi mengena Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin yang bisa saya sampaikan kepada anda semuanya

elzeno
elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, akan tetapi yang paling utama adalah seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

Posting Komentar untuk "Niat Qadha Puasa Ramadhan, Arab dan Latin"

Formulir Kontak

Nama Email * Pesan *