Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kultum: HATI-HATI! Akad Bathil, Ini Yang Biasa Pembeli Lakukan

Perhatian Buat Para Yang Sering Belanja

Jangan Beri Makan Keluarga dengan Belanja Berakad Bathil

Kultum: HATI-HATI! Akad Bathil, Ini Yang Biasa Pembeli Lakukan


Jangan sampai kita bertransaksi jual beli seperti ini..... ya
Ini adab jual beli.. Pembeli : "Bang Ayam sekilo brp..?"
Abang : "28ribu bu..!"
Pembeli : "27 ribu deh..!"
Abang : "iya deh"
Pembeli : "hati ampela" sepasangnya brp..?"
Abang : "2 ribu.."
Pembeli : minta 3 pasang, "Sama ceker sekilo ya.."
Abang : "ceker sekilo nya 16.000 ."
Pembeli : "Udah lempengin jadi 15 aja..!"
Abang : "iya udah.."
Pembeli : "Jadi total brp bang semua..?"
Abang : "Ayam + hati ampela + ceker jadi 48 ribu”
Pembeli : "Alah udah 45 ribu aja.. Nih 50 ribu, kembaliin goceng sini..!"
Abang : Hmmmmm..
Pembeli : kasih bonus sayap satu ini yaa (sambil masukin sayap ke kantong kresek)
Abang: Grrrrrrr

Wahai pembeli shalih/ah  dalam jual beli ada 3 rukun yg harus terpenuhi, yaitu:
1. Al Aqidan (penjual & pembeli)
2. Al Ma'qud alaih (uang & barang)
3. Shigat Akad. Shigat Akad adalah bentuk isyarat dari penjual dan pembeli yg melakukan transaksi tanpa paksaan.

Nah kira² sudahkah kita perhatikan sikap kita yg biasa berbelanja dalam bertransaksi..? Sudah ikhlaskah penjual melepas barang dagangan nya..? Jangan sampai tidak ikhlas nya penjual melepas barang dagangan nya menjadikan barang yg kita beli menjadi tidak diridhai karena dilakukan dengan bathil atau memaksa penjual.
“Hai orang-orang yg beriman, janganlah kamu memakan harta sesama mu dgn cara yg Bathil, kecuali dgn jalan perniagaan yg berlaku dengan suka sama suka di antara kamu" (QS.An-Nisaa:29)

Uang yg kita dapat halal.
Untuk beli barang yg halal juga.
Jangan sampai rusak karena transaksi nya yg tak diridhai Allah.. Selamat berbelanja

#selfreminder
elzeno
elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utama seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

Posting Komentar untuk "Kultum: HATI-HATI! Akad Bathil, Ini Yang Biasa Pembeli Lakukan"

Formulir Kontak

Nama Email * Pesan *