Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Qurban dan Aqiqah (Pengertian, Waktu, dan Ketentuan Hewan) | Materi PAI

Daftar Isi Artikel [Tutup]

    A. QURBAN

    1. Pengertian Qurban

    Qurban menurut bahasa berarti “dekat”. Sedang menurut syariat, qurban berarti menyembelih hewan dengan tujuan beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah swt. dengan syarat-syarat dan waktu tertentu. Qurban disebut juga dengan udhiyah.

    2. Hukum dan Dalil Qurban

    Firman Allah swt:
    إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ، فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
    Artinya:
    “Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah.”
    Jumhur Ulama (sebagian besar ulama) berpendapat hukum berqurban adalah sunah muakkad, dengan alasan sabda Rasulullah saw.:
    اُمِرْتُ بِالنَّحْرِ وَهُوَ سُنَّةٌ لَكُمْ
    Artinya:
    “Aku diperintahkan berqurban dan qurban itu sunnah bagimu” (H.R. tirmizi)

    3. Waktu Berqurban

    Waktu berqurban adalah sejak selesai shalat idhul adha sampai terbenam matahari tanggal 13 dzulhijjah. Tanggal 11-13 dzulhijjah disebut juga hari tasyriq. Sabda Rasulullah SAW:
    مَنْ كَانَ ذَبَحَ قَبْلَ اَنْ تُصَلِّيَ فَلْيَذْبَحْ مَكَانَهَا أُخْرَي
    Artinya:
    “Barang siapa menyembelih (hewan qurban) sebelum kita mengerjakan shalat, maka hendaklah ia menyembelih yang lain sebagai gantinya." (Muttafaqun Alaih).

    4. Ketentuan Hewan Qurban

    a. Hewan yang boleh diqurbankan adalah hewan ternak berkaki empat, yaitu unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba.
    b. Unta, sapi, dan kerbau boleh dikurbankan untuk 7 orang. Adapun kambing dan domba hanya boleh diqurbankan untuk satu orang saja.
    c. Hewan yang diqurbankan harus cukup umur, yakni:
    1) Domba minimal berusia 6 bulan,
    2) Kambing minimal berusia 1 tahun,
    3) Sapi dan kerbau minimal berusia 2 tahun,
    4) Unta minimal berusia 5 tahun.
    Qurban dan Aqiqah (Pengertian, Waktu, dan Ketentuan Hewan) | Materi PAI
    d. Hewan tidak boleh cacat, kurus, atau sakit. Apabila hewannya betina, tidak boleh dalam keadaan hamil atau baru melahirkan.
    e. Pembagian hewan qurban adalah 1/3 untuk orang yang berqurban, 1/3 untuk dihadiahkan kepada sanak keluarga dan tetangga, dan 1/3 lagi disedekahkan kepada faqir miskin.
    f. Dibagikan dalam keadaan mentah.

    5. Sunnah Dalam Berqurban

    a. Orang yang berqurban tidak diperkenankan memotong kuku dan rambut sejak awal bulan Dzulhijjah sampai hewan qurban disembelih.
    b. Orang yang  berqurban  menyembelih  sendiri  hewan qurbannya atau jika ia mewakilkan kepada  orang lain, ia disunahkan hadir ketika penyembelihan berlangsung.
    c. Membaca takbir dan berdo’a setelah penyembelihan.
    (Baca juga: Doa ketika menyembelih hewan qurban)
    d. Melaksanakan sunah-sunah yang berlaku pada penyembelihan biasa.

    6. Hikmah dan Manfaat Qurban

    a. Menjadi bukti ketaatan kepada Allah
    b. Memberdayakan perekonomian untuk peternak dan penjuan hewan
    c. Belajar berkorban dan tidak cinta dunia
    d. Menghidupkan sunah Nabi Muhammad saw
    e. Membunuh sifat kehewanan
    f. Menjadi media untuk berbagi dan peduli kepada fakir miskin dan kaum dhuafa.

    B. AQIQAH

    1. Pengertian Aqiqah

    Aqiqah dari segi bahasa berarti rambut yang tumbuh di kepala bayi. Sedangkan dari segi istilah adalah penyembelihan hewan pada saat hari ketujuh atau kelipatan tujuh dari kelahiran bayi disertai mencukur rambut dan memberi nama.

    2. Hukum dan Dalil Aqiqah

    Hukum aqiqah adalah sunah bagi orang tua atau bagi walinya.
    Sabda Rasulullah saw:
    كُلُّ غُلَامٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَيُخْلَقُ وَيُسَمَّى
    Artinya:
    “Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya yang disembelih baginya pada hari ketujuh, dicukur rambutnya dan diberi nama.” (HR. Ahmad dan Imam yang empat)

    3. Waktu Aqiqah

    Waktu aqiqah adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran. Namun, apabila tidak mampu boleh pada hari ke 14 atau ke 21. Bahkan ada pendapat yang membolehkan sampai anak tersebut baligh.

    4. Ketentuan Hewan Aqiqah

    Qurban dan Aqiqah (Pengertian, Waktu, dan Ketentuan Hewan) | Materi PAI
    a. Hewan aqiqah untuk anak laki-laki dua ekor domba dan untuk anak perempuan seekor domba.
    b. Apabila aqiqah dengan sapi atau unta, maka satu ekor hanya boleh untuk satu orang baik laki-laki atau perempuan.
    c. Daging dibagikan dalam keadaan sudah masak.
    d. Adapun syarat lainnya sama seperti binatang untuk qurban.

    5. Hikmah dan Manfaat Aqiqah

    a. Menumbuhkan rasa syukur kepada Allah
    b. Menumbuhkan rasa cinta kepada anak
    c. Menghidupkan sunah Nabi Muhammad saw
    d. Mewujudkan sikap rukun kepada sanak keluarga dan tetangga
    e. Menjadi media untuk berbagi dan peduli kepada fakir miskin dan kaum dhuafa
    elzeno
    elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, akan tetapi yang paling utama adalah seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

    Posting Komentar untuk "Qurban dan Aqiqah (Pengertian, Waktu, dan Ketentuan Hewan) | Materi PAI"

    Formulir Kontak

    Nama Email * Pesan *