Indonesia Website Awards
Ikutilah Program Tadarus di Group WhatsApp Penjaga Tradisi Sunnah, dengan periode setiap 15 hari sekali. BERGABUNG

Daftar Isi Artikel :

Panduan Sholat Rowatib, Niat, Waktu Pelaksanaan dan Jumlah Rokaatnya

Tata Cara Sholat Rowatib, Niat, Waktu Pelaksanaanya Dan Jumlah Rokaatnya

Tata Cara Dan Waktu Melaksanakan Sholat Rowatib, Beserta Jumlah Rokaat Dan Dalil Mengerjakan Rowatib.

Sholat Rowatib yang lazim dan populer dikenal dengan Sholat Qobliyah dan Ba’diyah yang dikerjakan ada yang sebelum dan setelah Sholat Fardhu setiap harinya.

Salah satu dari sekian nikmat Allah Ta’ala yang tak terhingga banyaknya ialah Allah menghadiahi kepada kita ibadah Sholat Sunnah sebagai nafilah (Tambahan) Sholat Fardhu agar kita sebagai hambaNya selalu mengingat dan taat terhadap perintahNya.

Diantara sekian Sholat Sunnah yang Allah Azza Wa Jalla berikan dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam ajarkan kepada umatnya ialah Sholat Sunnah Rowatib.

Arti Rowatib

Arti dari Rowatib, ialah Sholat Sunnah yang ditunaikan (Secara tetap) saat sebelum dan setelah melaksanakan Sholat wajib atau Sholat Fardhu disebut sebagai Sholat Sunnah Rowatib.

Waktu mengerjakan Sholat Rowatib

Adapun waktu pelaksanaan Sholat Rowatib adalah sebagai berikut: Sholat Sunnah Rowatib merupakan Sholat yang dikerjakan sebelum dan setelah menunaikan Sholat Fardhu. Jika Sholat Rowatib dikerjakan sebelum Sholat Fardhu maka disebut Qabliyah jika dikerjakan setelahnya maka disebut Ba’diyah.

Berdasarkan Hadits:
Ibnu Qudamah berkata: “Setiap sunnah Rowatib qobliyah maka waktunya dimulai dari masuknya waktu Sholat fardhu hingga Sholat fardhu dikerjakan, dan Sholat Rowatib ba’diyah maka waktunya dimulai dari selesainya Sholat fardhu hingga berakhirnya waktu Sholat fardhu tersebut“. (Al-Mughni 2/544).

Jumlah Rokaat Sholat Rowatib

Untuk jumlah Rokaat dalam pelaksanaan Sholat Rowatib adalah berbeda-beda tergantung waktu pelaksanaannya dilaksanakan saat Sholat Fardhu yang mana dan saat setelah (Ba’diyah) atau sebelumnya (Qabliyah).

Untuk lebih jelasnya silahkan lihat tabel berikut. Untuk mempelajari lebih mudah.
No Sholat 5 Waktu Qobliyah Ba'diyah
1 Subuh 2 Rokaat -
2 Dhuhur 4 Rokaat 2 Rokaat
3 Ashar 4 Rokaat -
4 Maghrib 2 Rokaat 2 Rokaat
5 Isya' 4 Rokaat 2 Rokaat
Jumlah 16 Rokaat 6 Rokaat

Aturan mengerjakan Sholat Rowatib 4 Rokaat
Bagi Sholat Rowatib yang dikerjakan sebanyak 4 Rokaat maka harus dengan dua salam.

Dalil Mengerjakan Sholat Rowatib

Setiap ibadah Sholat musti berdasar (Berdalil) jika tanpa dalil berupa al-Quran dan as-Sunnah maka haram hukumnya untuk dikerjakan.

Sedangkan pada ibadah Sholat Rowatib kita dapat temui sejumlah dalil sebagai landasan hukum valid untuk mengerjakan ibadah penuh berkah ini.

Dalil Mengerjakan Sholat Sunnah Rowatib:
Dari Abdullah bin Umar radhiallahu anhuma dia berkata: “Aku menghafal sesuatu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berupa Sholat sunnah sepuluh Rokaat yaitu; dua Rokaat sebelum Sholat zuhur, dua Rokaat sesudahnya, dua Rokaat sesudah Sholat maghrib di rumah beliau, dua Rokaat sesudah Sholat isya’ di rumah beliau, dan dua Rokaat sebelum Sholat subuh.” (HR. Al-Bukhari no. 937, 1165, 1173, 1180 dan Muslim no. 729).

Dari Abdullah bin Mughaffal Al Muzani dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Di antara setiap dua adzan (azan dan iqamah) itu ada Sholat (sunnah).” Beliau mengulanginya hingga tiga kali. Dan pada kali yang ketiga beliau bersabda, “Bagi siapa saja yang mau mengerjakannya.” (HR. Al-Bukhari no. 588 dan Muslim no. 1384).

Dari Aisyah radiallahu anha dia berkata: “Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam tidak pernah meninggalkan Sholat sunnah empat Rokaat sebelum zuhur dan dua Rokaat sebelum Sholat subuh”. (HR. Al-Bukhari no. 1183).

Niat Sholat Sunnah Rowatib

Adapun niat yang dibaca ketika ingin memulai Sholat Rowatib tergantung dari waktu pelaksanaannya yakni jika Qabliyah atau Ba’diyah dari Sholat Fardhu.

Niat Sholat Rowatib Qobliyah Subuh

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholli Sunnatash Subhi Rok’ataini Qobliyatan Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah sebelum Subuh 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Qobliyah Dhuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholli Sunatta Dhuhri Rok’ataini Qobliyatan Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah sebelum Dzuhur 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Ba’diyyah Dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholli Sunnata Dhuhri Rok’ataini Ba’diyah Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah setelah Dhuhur 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Qobliyah Ashar

اُصَلِّى سُنَّةً الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholli Sunatta Ashri Rok’ataini Qobliyatan Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah sebelum Ashar 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Qobliyah Maghrib

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholli Sunatta Maghrib Rok’ataini Qobliyatan Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah sebelum Maghrib 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Ba’diyah Maghrib

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Ushalli Sunnatal Maghribi Rok’ataini Ba’diyah Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah setelah Maghrib 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Qobliyah Isya

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholli Sunatta Isya Rok’ataini Qobliyatan Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah sebelum Isya 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Niat Sholat Rowatib Ba’diyyah ‘Isya

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً لِلّٰهِ تَعَالٰى
Usholi Sunnatal Isyaa’i Rok’ataini Ba’diyatta Lillahi Ta’ala.
Saya niat Sholat Sunnah setelah Isya’ 2 Rokaat, karena Allah Ta’ala.

Bacaan Surat Yang Dianjurkan Saat Sholat Rowatib

Waktu Subuh

Untuk Sholat Rowatib Qobliyah Subuh maka membaca:
  • Surat Al-Kafirun.
  • Surat Al-Ikhlas.
Berdasarkan Hadits riwayat Abu Hurairah Radiyallahu ‘Anhu.
“Bahwasanya Rasulullah shallallahu‘alaihi wasallam pada Sholat sunnah sebelum subuh membaca surat Al Kaafirun dan surat Al Ikhlas.” (HR. Muslim no. 726).

Adapula pada riwayat lain yang di utarakan oleh Sa’id bin Yasar Radiyallahu Anhu adalah Surat:
  • Surat Al-Baqarah:136.
  • Surat Ali Imron: 52.
Berdasarkan hadits berikut:
Kemudian dari Sa’id bin Yasar yang mengatakan kepada Ibnu Abbas bahwa: “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada Sholat sunnah sebelum subuh di Rokaat pertamanya membaca Al-Baqarah: 136 dan di Rokaat keduanya membaca Ali Imron: 52. (HR. Muslim no. 727).

Waktu Maghrib

Sedangkan pada Ba’diyah Maghrib membaca surat berikut ini:
  • Surat al-Kafirun.
  • Surat al-Ikhlas.
Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu:
“Saya sering mendengar Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam ketika beliau membaca surat pada Sholat sunnah sesudah maghrib: Surat Al Kafirun dan surat Al Ikhlas. (HR. At-Tirmidzi no. 431, Ibnu Majah no. 1166).

Fadhilah Dan Keutamaan Melaksanakan Sholat Rowatib

Tentu dengan memberikan anjuran untuk melaksanakan sebuah ibadah sunnah pasti terdapat banyak keutamaan dan fadhilah dari Sholat Rowatib ini. Berikut adalah sejumlah Hadits menjelaskan keutamaan yang didapatkan jika mengerjakan Sholat Sunnah ini:

Aisyah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang Sholat sunnah Rowatib sebelum (qobliyah) subuh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, “Dua Rokaat sebelum subuh lebih baik dari dunia dan seisinya“. Dalam riwayat yang lain, “Dua Rokaat sebelum subuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya” (HR. Muslim no. 725).

At-Tirmidzi dan An-Nasa’i meriwayatkan hadits yang mengatakan bahwa, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa tidak meninggalkan dua belas (12) Rokaat *) pada Sholat sunnah Rowatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga…” (HR. At-Tirmidzi no. 414, An-Nasa’i no. 1794).

Duabelas Rokaat yang dimaksud adalah : 2 Rokaat Qobliyah Subuh, 4 Rokaat Qobliyah Dhuhur, 2 Rokaat Ba'diyah Dhuhur, 2 Rokaat Ba'diyah Maghrib, dan 2 Rokaat Ba'diyah Isya'.

Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan tentang keutamaan Rowatib dzuhur. Dia berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda: “Barangsiapa yang menjaga (Sholat) empat Rokaat sebelum zuhur dan empat Rokaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka“. (HR. Ahmad 6/325, Abu Dawud no. 1269, At-Tirmidzi no. 428, An-Nasa’i no. 1814, Ibnu Majah no. 1160).

Itulah mengenai tata cara Sholat Rowatib beserta keutamaan, jumlah Rokaat Sholat Rowatib, dalil dan niat Sholat Rowatib semoga kita semua memperoleh manfaatnya.

Allahu A’lam Bishawab.
Baca juga :

Posting Komentar