Ikuti Program Tadarus di Group WhatsApp Penjaga Tradisi Sunnah, dengan periode setiap 15 hari sekali. BERGABUNG

Bacaan dan Sejarah Sholawat Badar Lengkap Teks Arab dan Terjemah serta Keutamaannya

Bacaan Sholawat Badar Lengkap Berikut 12 Keutamaan Mengamalkannya
Bacaan Sholawat Badar Lengkap Berikut 12 Keutamaan Mengamalkannya

Doa nabi merupakan syafaat, dan semua ulama telah sepakat bahwa doa nabi tidak akan ditolak oleh Allah SWT. Selain itu, ada pula hadist nabi tentang sholawat. Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
"Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan dan janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, bersholawatlah kepadaku karena sesungguhnya ucapan sholawat kalian akan sampai kepadaku di manapun kalian berada." (H.R. Abu Daud No. 2044 dengan Sanad Hasan)

Membaca sholawat Badar pun memiliki keutamaan untuk mendapat keberkahan, pahala dan kebaikan seperti Firman Alloh dalam Al-Qur'an berikut ini:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan malaikat malaikatnya bersholawat untuk nabi. Hai orang orang yang beriman bersholawatlah selalu untuk nabi Muhammad dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al- ahzab ayat 56).

Ada banyak sekali hadits yang menjelaskan tentang keutamaan bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Di antaranya apa yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad di dalam Musnadnya dari haditsnya Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sebanyak sepuluh kali, serta menghapus sepuluh kejelekannya." (HR Ahmad 19/57 no: 11998).

Berbagai keberkahan akan memancari kehidupan umat muslim yang selalu mengamalkan shalawat nabi dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar Isi Artikel

Sejarah Sholawat Badar

Hampir semua warga Indonesia mengenal sholawat yang satu ini yaitu Sholawat Badar. Syair ini diawali dengan kata Sholatullah Salamullah Alaa Thaha Rasulillah. Shalatullah Salamullah Alaa Yasin Habibillah.

Namun siapakah sebenarnya pengarang Shalawat Badar yang sudah mendarah daging ini?

Shalawat ini dikarang oleh KH.M. Ali Manshur pada tahun 1960-an. Kiai Ali Manshur mempunyai garis keturunan berdarah ulama besar. Dari ayah, tersambung sampai Kyai Shiddiq Jember sedangkan dari jalur ibu yaitu tersambung dengan Kiai Basyar, seorang ulama dari Tuban.

Shalawat dengan nama Badar ini sudah menjadi syair wajib bagi warga nahdliyin. Hampir pada setiap kegiatan NU, shalawat ini dilantunkan. Bahkan telah merambah ke genre musik pop yang sudah dipopulerkan oleh beberapa grup band dan juga penyanyi religi. Tak hanya di Indonesia, Shalawat Badar dikenal di berbagai belahan negara Islam di dunia.

Kiai Ali terkenal akan haus ilmu. Ia belajar dari satu pesantren ke pesantren lainya . Mulai dari Pesantren di Termas Pacitan, Pesantren Lasem, Pesantren Lirboyo Kediri sampai Pesantren Tebuireng Jombang.

Kiai Syakir mengisahkan, waktu kecil Kiai Ali belajar di kota Tuban. Setelah itu Kyai Ali ingin belajar ke Termas namun hanya punya modal sepeda onthel dan dengan nasi jagung. Akhirnya dari Tuban ke Tremas, Beliau naik sepeda onthel dan bekal nasi jagung. Selama di pesantren Kiai Ali menerima ojek ke pasar dan hasilnya untuk membeli kitab-kitab.

“Kiai Ali menyukai ilmu Arrudh (Ilmu Sya’ir), dan belajar ilmu ini di pesantren Lirboyo. Ia sering diajak diskusi olehpengasuh masalah Arrudh. Menurut Gus Dur, Kiai Ali juga pernah menuntut ilmu di Tebuireng,”

Seusai nyantri, Kiai Ali kembali ke kota Tuban dan aktif berorganisasi di Gerakan Pemuda Islam Indonesia atau disebut dengan (GPII). Ia juga aktif sebagai seorang pegawai di bawah Kementerian Agama. Tepatnya, yaitu menjadi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan sampai promosi menjadi Kepala Kementerian Agama (Kemenag) pada tingkat kabupaten.

Tahun 1955, Kiai Ali terpilih menjadi anggota Konstituante mewakili Partai NU Cabang Bali. Pada tahun 1962, ia memutuskan pindah ke Banyuwangi dan dipercaya menjadi Ketua Cabang NU di Banyuwangi.Selama di Banyuwangi inilah, Kiai Ali melahirkan karya yang fenomenal yaitu Shalawat Badar.

Teks Arab Shalawat Badar

صَـلَاةُ اللهِ سَـلَامُ الله # عَـلَى طَـهَ رَسُـوْلِ الله
صَـلَاةُ اللهِ سَـلَامُ الله # عَـلَى يـس حَبِيْـبِ الله

تَوَسَّـلْنَا بِـبِـسْـمِ الله # وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ الله
وَكُــلِّ مُجَـاهِـدٍ لله # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلأُمـَّة # مِـنَ اْلأَفـَاتِ وَالنِّـقْـمَة
وَمِنْ هَـمٍّ وَمِنْ غُـمَّـة # بِاَ هْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ # جَـمِيْعَ اَذِيـَّةٍ وَاصْرِفْ
مَـكَائِـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ # بِاَ هْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا # مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا
وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا # بِأَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ # وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ # بِأَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

وَكَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَا الْعُـمْرِ # وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَا الْفَـقْـرِ
وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ # جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ # بِأَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

أَتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ # وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ
فَوَسِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ # بَلِ اجْعَلْـنَا عَلَى الطَّيْبـَةْ
اَيـَا ذَا الْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ # بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَاتِى
اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى اغْفِـرْ وَأَكْرِمْنَـا # بِـنَيـْلِ مـَطَالِبٍ مِنَّا
وَدَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى أَنْتَ ذُوْ لُطْـفٍ # وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ
وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ # بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرٍ
وَآلِ سَـادَةٍ غُــــرِّ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

Terjemah Sholawat Badar

Rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Thaaha utusan Allah, rahmat dan keselamatan Allah, semoga tetap untuk Nabi Yasin kekasih Allah.

Kami berwasilah dengan berkah 'Basmalah', dan dengan Nabi yang menunjukkan lagiutusan Allah, dan seluruh orang yang berjuang karena Allah, sebab berkahnya sahabat ahli badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau menyelamatkan ummat, dari bencana dan siksa dan dari susah dan kesempitan, sebab berkahnya sahabat ahli bariar ya Allah.

Ya AIlah semoga Engkau selamatkan kami dari semua yang menyakitkan, dan semoga Engkau (Allah) menjauhkan tipu dan daya musuh-musuh, dan semoga Engkau mengasihi kami sebab berkahnya sahabat Ahli Badar Ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau menghilangkan beberapa kesusahan dari orang-orang yang bermaksiat dan semua kerusakan, dan semoga Engkau hilangkan semua bencana dan wabah penyakit sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah

Maka sudah beberapa rahmat yang telah berhasil dan sudah beberapa dari kehinaan yang dihilangkan, sudah banyak dari nikmat yang telah sampai, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Sudah berapa kati Engkau (Allah) memberi kekayaan orang yang makmur dan berapa kati Engkau (Allah) memberi nikmat kepada orang yang fakir dan berapa kali Engkau (Allah) mengampuni orang yang berdosa, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Sungguh hati manusia merasa sempit di atas tanah yang luas ini karena banyaknya marabahaya yang mengerikan, dan malapetaka yang menghancurkan, semoga Allah menyelamatkan kami dari bencana yang mengerikan, sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Kami datang dengan memohon pemberian/pertolongan dan memohon agungnya kebaikan dan keuntungan. Semoga Allah meluaskan anugerah (kenikmatan) yang melimpah-limpah, dari sebab berkahnya ahli Badar ya Allah.

Maka janganlah Engkau (Allah) menolak kami menjadi rugi besar, bahkan jadikanlah diri kami dapat beramal baik, dan selalu bersuka ria.

Wahai Dzat yang punya keagungan (kemenangan), dengan sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Jika Engkau (Allah) terpaksa menolak hamba, maka kepada siapakah kami akan datang mohon dengan mendapat semua hajat kami.

Wahai Dzat yang menghilangkan beberapa bencana dunia dan akhirat, hilangkan bencana-bencana hamba lantaran berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Ya Allah, semoga Engkau rnengampuni kami dan memuliakan diri kami, dengan mendapat hasil beberapa permohonan kami, dan menolak keburukan-keburukan dari kami, dengan mendapat berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah.

Ya Allah, Engkaulah yang punya belas kasihan, dan punya keutamaan (anugerah) lagi kasih sayang, sudah banyaklah kesusahan yang hilang, dari sebab berkahnya sahabat ahli Badar ya Allah."

Manfaat dan Keutamaan Sholawat

Bersholawat memberikan banyak keutamaan bagi yang mengamalkannya. Di dalam sholawat juga mengandung banyak kebaikan, seperti di bawah ini:

1. Menghilangkan kesedihan dan kegelisahan

Membaca doa dan sholawat Badar adalah salah satu kaidah Islam terbaik.

Memulainya dengan memuji nama Allah SWT dan melanjutkan membaca sholawat Badar, maka bisa terhindar dari rasa gelisah dan kekhawatiran.

Bahkan melantunkan sholawat Badar, Allah SWT akan membantu hilangkan kepanikan dan rasa kebingungan akibat masalah yang sedang dihadapi.

Bagi seseorang yang rutin mengerjakan amalan ini, hati pun menjadi lebih tenteram dan merasakan kedamaian di hati.

2. Memberi keselamatan dari perbuatan jahat manusia

Dengan mengerjakan amalan ini, maka akan diberikan keselamatan oleh Allah SWT terhadap musibah yang dihasilkan dari perbuatan jahat manusia.

Bahwa bagi siapa saja yang mengamalkan sholawat Badar, bisa mendapat banyak perlindungan dan pertolongan dari segala macam marabahaya.

Bahkan juga untuk menghilangkan kesempitan, kesusahan dan hal-hal yang menyakitkan.

3. Kamu selalu membaca sholawat Badar sehabis shalat fardhu?

Sejatinya, doa dan membaca sholawat Badar merupakan bagian dari usaha yang saling terkait dan tidak dipisahkan.

Sholawat Badar pun bisa sebagai penawar penyakit hati dan menjadi penyembuh penyakit yang menjangkit badan.

Pada hakikatnya, yang menyembuhkan segala bentuk penyakit baik penyakit hati maupun badan adalah Allah SWT.

Adapun dengan membaca sholawat Badar adalah bentuk wasilah kepada Nabi Muhammad SAW supaya Allah SWT mengabulkan doa dalam menyembuhkan segala penyakit.

4. Memberi energi positif dan kebahagiaan

Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW tentu memberikan energi positif untuk menjadikan kekuatan lahir batin dan menambah semangat dalam beribadah.

Seseorang yang secara rutin membaca sholawat Badar, maka Allah SWT akan memberikan kebahagiaan dan ketenteraman yang senantiasa menyertainya.

5. Salah satu cara permohonan ampunan kepada Allah SWT

Tentunya sholawat Allah kepada Rasulullah, berupa rahmat dan kemuliaan (rahmat ta'dhim).

Sementara membaca sholawat Badar, ini sebagai salah satu cara berupa permohonan rahmat dan ampunan kepada Allah SWT.

Itulah keistimewaan sholawat Badar, khususnya bagi umat muslim yang ingin mendapat ampunan dari Allah SWT. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
"Barangsiapa bersalawat kepadaku satu kali, niscaya Allah bersalawat kepadanya sepuluh salawat dan menghapus darinya sepuluh dosa". (HR. Ahmad)

6. Dalam rangka memenuhi perintah Allah SWT.

Meneladani perbuatan Allah SWT tatkala bersholawat kepada Nabi -Nya, walau jelas jauh berbeda antara sholawat kita umat manusia dengan sholawat Allah ta'ala.

Karena maksud sholawat manusia kepada nabi adalah do'a serta permohonan berkah sedangkan sholawat Allah SWT adalah pujian dan pemuliaan.

7. Bersholawat dapat mengangkat derajat dan menghapus kejelekan, sebagaimana telah dijelaskan dalam banyak hadist.

8. Mengharapkan terkabulkan do'a apabila di tutup dengan membaca shalawat.

9. Sebagai penutup kesedihan seorang hamba.

Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW termasuk diantara hak-hak yang harus ditunaikan oleh umatnya sebagai balasan atas kebaikan yang mereka peroleh dari beliau.

10. Hidup akan diselimuti ketenangan jiwa serta manisnya iman dan taat dalam beribadah.

11. Doa menjadi lebih mudah terkabul apabila selalu diiringi dengan sholawat.

12. Disinari oleh pancaran cahaya iman, rahmat, dan keberkahan

Kehidupannya akan diriingi oleh semangat juang tinggi dalam beribadah.

Posting Komentar