Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sejarah Sholawat Badar - Teks Arab dan Terjemahannya


Sejarah Sholawat Badar - Teks Arab dan Terjemahannya

Sejarah Sholawat Badar
Hampir semua warga Indonesia mengenal sholawat yang satu ini yaitu Sholawat Badar. Syair ini diawali dengan kata Sholatullah Salamullah Alaa Thaha Rasulillah. Shalatullah Salamullah Alaa Yasin Habibillah.

Namun siapakah sebenarnya pengarang Shalawat Badar yang sudah mendarah daging ini?
Shalawat ini dikarang oleh KH.M. Ali Manshur pada tahun 1960-an. Kiai Ali Manshur mempunyai garis keturunan berdarah ulama besar. Dari ayah, tersambung sampai Kyai Shiddiq Jember sedangkan dari jalur ibu yaitu tersambung dengan Kiai Basyar, seorang ulama dari Tuban.

Shalawat dengan nama Badar ini sudah menjadi syair wajib bagi warga nahdliyin. Hampir pada setiap kegiatan NU, shalawat ini dilantunkan. Bahkan telah merambah ke genre musik pop yang sudah dipopulerkan oleh beberapa grup band dan juga penyanyi religi. Tak hanya di Indonesia, Shalawat Badar dikenal di berbagai belahan negara Islam di dunia.

Kiai Ali terkenal akan haus ilmu. Ia belajar dari satu pesantren ke pesantren lainya . Mulai dari Pesantren di Termas Pacitan, Pesantren Lasem, Pesantren Lirboyo Kediri sampai Pesantren Tebuireng Jombang.

Kiai Syakir mengisahkan, waktu kecil Kiai Ali belajar di kota Tuban. Setelah itu Kyai Ali ingin belajar ke Termas namun hanya punya modal sepeda onthel dan dengan nasi jagung. Akhirnya dari Tuban ke Tremas, Beliau naik sepeda onthel dan bekal nasi jagung. Selama di pesantren Kiai Ali menerima ojek ke pasar dan hasilnya untuk membeli kitab-kitab.

“Kiai Ali menyukai ilmu Arrudh (Ilmu Sya’ir), dan belajar ilmu ini di pesantren Lirboyo. Ia sering diajak diskusi olehpengasuh masalah Arrudh. Menurut Gus Dur, Kiai Ali juga pernah menuntut ilmu di Tebuireng,”
Seusai nyantri, Kiai Ali kembali ke kota Tuban dan aktif berorganisasi di Gerakan Pemuda Islam Indonesia atau disebut dengan (GPII). Ia juga aktif sebagai seorang pegawai di bawah Kementerian Agama. Tepatnya, yaitu menjadi Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di kecamatan sampai promosi menjadi Kepala Kementerian Agama (Kemenag) pada tingkat kabupaten.

Tahun 1955, Kiai Ali terpilih menjadi anggota Konstituante mewakili Partai NU Cabang Bali. Pada tahun 1962, ia memutuskan pindah ke Banyuwangi dan dipercaya menjadi Ketua Cabang NU di Banyuwangi.Selama di Banyuwangi inilah, Kiai Ali melahirkan karya yang fenomenal yaitu Shalawat Badar .

Teks Arab Shalawat Badar

صَـلَاةُ اللهِ سَـلَامُ الله # عَـلَى طَـهَ رَسُـوْلِ الله
صَـلَاةُ اللهِ سَـلَامُ الله #  عَـلَى يـس حَبِيْـبِ الله

تَوَسَّـلْنَا بِـبِـسْـمِ الله #  وَبِالْـهَادِى رَسُـوْلِ الله
وَكُــلِّ مُجَـاهِـدٍ لله # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى سَـلِّـمِ اْلأُمـَّة # مِـنَ اْلأَفـَاتِ وَالنِّـقْـمَة
وَمِنْ هَـمٍّ وَمِنْ غُـمَّـة # بِاَ هْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِى نَجِّـنَا وَاكْـشِـفْ # جَـمِيْعَ اَذِيـَّةٍ وَاصْرِفْ
مَـكَائِـدَ الْعِـدَا وَالْطُـفْ # بِاَ هْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى نَـفِّـسِ الْـكُـرَبَا # مِنَ الْعَـاصِيْـنَ وَالْعَطْـبَا
وَ كُـلِّ بـَلِـيَّـةٍ وَوَبـَا # بِأَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

فَكَــمْ مِنْ رَحْمَةٍ حَصَلَتْ # وَكَــمْ مِنْ ذِلَّـةٍ فَصَلَتْ
وَكَـمْ مِنْ نِعْمـَةٍ وَصَلَـتْ # بِأَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

وَكَـمْ اَغْـنَيْتَ ذَا الْعُـمْرِ # وَكَـمْ اَوْلَيْـتَ ذَا الْفَـقْـرِ
وَكَـمْ عَافَـيـْتَ ذِاالْـوِذْرِ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

لَـقَدْ ضَاقَتْ عَلَى الْقَـلْـبِ # جَمِـيْعُ اْلاَرْضِ مَعْ رَحْبِ
فَانْـجِ مِنَ الْبَلاَ الصَّعْـبِ # بِأَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

أَتَيـْنَا طَـالِـبِى الرِّفْـقِ # وَجُـلِّ الْخَـيْرِ وَالسَّـعْدِ
فَوَسِّـعْ مِنْحَـةَ اْلاَيـْدِىْ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَللهُ

فَـلاَ تَرْدُدْ مَـعَ الْخَـيـْبَةْ # بَلِ اجْعَلْـنَا عَلَى الطَّيْبـَةْ
اَيـَا ذَا الْعِـزِّ وَالْهَـيـْبَةْ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

وَ اِنْ تَرْدُدْ فَـمَنْ نَأْتـِىْ # بِـنَيـْلِ جَمِيـْعِ حَاجَاتِى
اَيـَا جَـالِى الْمُـلِـمـَّاتِ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى اغْفِـرْ وَأَكْرِمْنَـا # بِـنَيـْلِ مـَطَالِبٍ مِنَّا
وَدَفْـعِ مَسَـاءَةٍ عَـنَّا # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

اِلهِـى أَنْتَ ذُوْ لُطْـفٍ # وَذُوْ فَـضْلٍ وَذُوْ عَطْـفٍ
وَكَـمْ مِنْ كُـرْبـَةٍ تَنـْفِىْ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله

وَصَلِّ عَـلَى النـَّبِىِّ الْبَـرِّ # بـِلاَ عَـدٍّ وَلاَ حَـصْـرٍ
وَآلِ سَـادَةٍ غُــــرِّ # بِاَهْـلِ الْبَـدْرِ يـَا اَلله


Terjemah Sholawat Badar
Sholawat dari Allah, salam dari Allah, semoga dilimpahkan kepada Thaha, utusan Allah.
Sholawat dari Allah, salam dari Allah semoga dilimpahkan kepada Yãsîn kekasih Allah

Aku bertawassul dengan Bismillâh dan dengan Nabi utusan Allah.
Dan dengan semua para pejuang, dijalan Allah, yaitu orang orang yang gugur di perang Badar

Wahai Tuhanku, selamatkan umat ini dari musibah dan bencana.
Serta dari kesusahan, dan kesedihan, berkat orang orang yang gugur di perang Badar

Wahai Tuhanku, ampuni (dosa kami), berikanlah kemuliaan Mu kepada kami, sehingga tercapai apa yang kami inginkan.
Dan tersingkir dari kami semua keburukan, berkat orang orang yang gugur di perang Badar

Berikanlah sholawat kepada Nabi yang baik hati, tanpa ada batas dan hitungan.
Dan kepada para keluarganya, pemimpin terkemuka yang bercahaya, berkat orang orang yang gugur di perang Badar.


elzeno
elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utama seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

Posting Komentar untuk "Sejarah Sholawat Badar - Teks Arab dan Terjemahannya"

Formulir Kontak

Nama Email * Pesan *