Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penjelasan Sighot Sholawat Nabi

Penjelasan Sighot Sholawat Nabi

Dalam kitab Afdhalush Shalawat 'Alaa Sayyidis Saadaat dijelaskan, bahwa salah satu sighat shalawat nabi yang paling komprehensif adalah sighat shalawat berikut ini:


اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ وَذُرِّيَّتِهِ وَأَهْلِ بَيْتِهِ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ عِبْدِكَ وَرَسُولِكَ النَّبِيِّ الأُمِّيِّ وَعَلَى {لِ مُحَمَّدٍ وَأَزْوَاجِهِ أُمَّهَاتِ الْمُؤْمِنِينَ وَذُرِّيَّتِهِ وَأَهْلِ بَيْتِهِ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ كَمَا يَلِيقُ بِعَظِيمِ شَرَفِهِ وَكَمَالِهِ وَرِضَاكَ عَنْهُ وَمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى لَهُ دَائِماً أَبَداً بِعَدَدِ مَعْلُومَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ وَرِضَا نَفْسِكَ وَزِنَةَ عَرْشِكَ أَفْضَلَ صَلاَةٍ وَأَكْمَلَهَا وَأَتَمَّهَا كُلَّمَا ذَكَرَكَ وَذَكَرَهُ الْذَّاكِرُونَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرَكَ وَذِكْرِهِ الْغَافِلُونَ وَسَلِّمْ تَسْلَيماً كَذَلِكَ وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ

Artinya: "Ya Allah, bershalawatlah kepada kanjeng nabi Muhammad, hamba dan utusanMu, seorang nabi yang ummi, dan kepada keluarga kanjeng nabi Muhammad, istri-istrinya yang merupakan ummahatil mu'minin, dzuriyah beliau, dan juga ahli bait beliau. Sebagaimana Engkau telah bershalawat kepada nabiyullah Ibrahim dan kepada keluarga nabiyullah Ibrahim, sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Pemurah bagi seluruh Alam. Dan berkatilah kanjeng nabi Muhammad, hamba dan utusanMu, sang pembawa berita yang ummi, beserta keluarga Muhammad, istri-istrinya, yang merupakan ummahatil mu'minin, keturunannya, dan ahli bait nya, sebagaimana engkau memberkati nabiyullah Ibrahim beserta keluarganya, sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Pemurah bagi seluruh alam; sesuai dengan keagungan, kesempurnaan, kerelaan, kasih sayang dan kesenanganMu paanya untuk selama-lamanya sebanyak hitungan yang ada dalam pengetahuanMu, seluas firmanMu, sekehendak keagunganMu, dan seberat arsy Mu, dengan shalawat yang paling utama, paling holistik dan paling menyeluruh, setiap kali ada orang-orang yang mengingatMu dan melupakannya. Dan percikkanlah kedamaian yang sempurna untuk mereka semua sebagaimana kami juga mengharapkannya."

Penjelasan:

Dalam kitab Afdhalush Shalawat 'Alaa Sayyidis Saadaat karya Sayyidi Asy-Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani dijelaskan smengenai keutamaan shalawat di atas sebagai berikut:

ذكر هذه الصلاة العلامة ابن حجر الهيثمي في كتابه الجوهر المنظم ثم قال جمعت فيها بين الكيفيات الواردة جميعها بل وبين كيفيات أخر استنبطها جماعة وزعم كل منهم أن كيفيته أفضل الكيفيات لجمعها الوارد وقد بينت في الدر المنضود أن تلك الكيفية جمعت ذلك كله وزادت عليه بزيادات كثيرة بليغة فعليك بالإكثار منها أمام الوجه الشريف بل ومطلقاً لأنك حينئذٍ تكون آتياً بجميع الكيفيات الواردة في صلاة التشهد وزيادات ا.ه

Artinya: "Al-'Allamah Ibnu Hajar al-Haitsami telah menjelaskan shalawat ini dalam kitab beliau berjudul al-Jauhar al-Munadzam, beliau berkata, "Dalam shalawat ini saya menyatukan keseluruhan bentuk shalawat yang datang dari kanjeng nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, bahkan di antara bentuk-bentuk shalawat yang digubah oleh para ulama. Masing-masing mereka mengakui bahwa cara atau bentuk shalawat ini adalah bentuk shalawat yang paling utama karena merangkum seluruhan riwayat yang ada. Dan saya telah menjelaskan daam kitab ad-Durr al-Mandhud bahwasanya shalawat ini adalah shalawat yang paling komprehensif karena mencakup keseluruhan bentuk shalawat yang ma'tsur dengan ditambah beberapa yang mendalam. Oleh karena itu seyogyanya anda memperbanyak diri mengamalkan shalawat untuk nabi Muhammad yang mulia, bahkan juga untuk segala tujuan, karena dengan membacanya berarti anda telah mengamalkan keseluruhan bentuk shalawat yang ma'tsur di dalam shalat, dengan ditambah beberapa point penting."

Demikianlah dan semoga bermanfaat.
elzeno
elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utama seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

Posting Komentar untuk "Penjelasan Sighot Sholawat Nabi"

Formulir Kontak

Nama Email * Pesan *