Ikuti Program Tadarus di Group WhatsApp Penjaga Tradisi Sunnah, dengan periode setiap 15 hari sekali. BERGABUNG

Kumpulan Doa Saat Berwudhu (Kitab Bidayatul Bidayah) Lengkap Arab Latin dan Artinya

Kumpulan Doa dalam Wudhu Menurut Imam al-Ghozali dalam Kitab Bidayatul Hidayah Lengkap Arab, Latin dan Artinya
Kumpulan Doa-Doa Saat Berwudhu Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Doa dalam berwudhu itu beragam, tidak satu saja. Imam al-Ghozali dalam dalam Kitab Bidayatul Hidayah menjelaskan doa-doa dalam wudhu yang sangat baik kita pelajari dan kita amalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Daftar Isi Artikel

Apabila telah selesai Bersuci, jangan lupa Bersiwak, karena bersiwak dapat :
  1. Membersihkan mulut;
  2. Mendapat Ridho Alloh; dan
  3. Tidak disukai oleh Syeitan.

Sebelum berwudhu, disunnahkan dan dianjurkan :
  1. Duduk atau Jongkok
  2. Menghadap ke arah kiblat
  3. Menggunakan tempat yang lebih tinggi agar tidak terkena cipratan air
  4. dan mulai berdo’a :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Bismillahir Rohmaanir Rohiim.
Dengan menyebut Nama Alloh yang Rohman dan Rohim.

Masuk ke Tempat Wudhu

رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَعُوْذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُوْنَ.

Robbi Angudhu Bika Min Hamazaatisy Syayaathiini Wa Angudhu Bika Robbi Any Yakhdhuruun.
Ya Alloh, saya mohon perlindungan dari gangguan setan, dan saya mohon perlindungan agar setan-setan tidak datang menggangguku.

Membasuh Telapak Tangan

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْيُمْنٰى وَالْبَرَكَةَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشُّؤْمِ وَالْهَلَكَةِ.

Allohumma Inniy As-alukal Yumna Wal Barokata Wa Angudhu Bika Minasy Syu’mi Wal Halakah.
Ya Alloh, aku mohon kekuatan untuk taat dan tambah berkah, dan aku berlindung kepadamu dari kejelekan dan kerusakan.

Madhmadhoh (Berkumur / Kumur-Kumur)

اَللّٰهُمَّ أَعِنِّيْ عَلٰى تِلَاوَةِ كِتَابِكَ وَكَثْرَةِ الذِّكْرِ لَكَ وَثَبِّتْنِيْ بِالْقَوْلِ الثَّابِتِ فِى الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَفِى الْآخِرَةِ.

Allohumma Anginnii Ngalaa Tilaawati Kitaabika Wa Kasrotidz Dzikri Laka Wa Sabbitnii Bil Qoulis Sabiti Fil Hayaatid Dun-ya Wa Fil Akhiroh.
Ya berikanlah pertolongan padaku dalam tilawah Kitab-Mu dan banyak berdzikir, dan terapkanlah padaku dengan kalimat yang tetap (yaitu kalimat La Ilaha illalloh).

Istinsyaq (Menghisap Air ke Kidung)

اَللّٰهُمَّ أَرِحْنِىْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ وَأَنْتَ عَنِّىْ رَاضٍ.

Allohumma Arihnii Ro-ihatal Jannah, Wa Anta Ngannii Roodhin.
Ya Alloh baukanlah padaku bau surga dan ridoilah diriku.

Istintsar (Mengeluarkan Air dari Hidung)

اَللّٰهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ رَوَائِحِ النَّارِ وَسُوْءِ الدَّارِ.

Allohumma Inni Angudhu Bika Mir Rowaa-ihin Naari Wa Suu-id Daar.
Ya Alloh aku mohon perlindunganmu dari berbagai baunya neraka dan kejelekan tempat tinggal (di neraka).

Niat Wudhu (Sambil Membasuh Muka)

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul Wudhuu-a Lirof’il Hadatsil Ashghori Fardhol Lillaahi Ta’aalaa.
Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil fardu karena Allah Ta’ala

Membasuh Muka

اَللّٰهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِىْ بِنُوْرِكَ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهُ أَوْلِيَائِكَ، وَلَا تَسْوَدُّ وَجْهِىْ بِضُلْمَاتِكَ يَوْمَ تَسْوَدُّ وُجُوْهُ أَعْدَائِكَ.

Allohumma Bayyidh Wajhii Bi Nuurika Yauma Tabyadh-dhu Wujuhu Auliyaa-ika, Wala Taswaddu Wajhii Bi Dhulmaatika Yauma Taswaddu Wujuuhu A’daa-ika.
Ya Alloh putihkanlah wajahku dengan nur-Mu pada hari di mana auliya-Mu wajahnya Engkau putihkan. Dan janganlah engkau hitamkan wajahku dengan kegelapan sebagaimana hitamnya wajah musuh-musuh Engkau.

Membasuh Tangan Kanan sampai Siku

اَللّٰهُمَّ أَعْطِنِىْ كِتَابِىْ بِيَمِيْنِىْ وَحَاسِبْنِىْ حِسَابًا يَسِيْرًا.

Allohumma A’thinii Kitaabi Biyamiinii Wa Hasibnii Hisaabay Yasiiroo.
Ya Alloh berikanlah kitabku dengan tangan kananku dan hisablah dengan hisab yang mudah.

Membasuh Tangan Kiri sampai Siku

اَللّٰهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ تَعْطِيَنِىْ كِتَابِىْ بِشِمَالِىْ أَوْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِىْ.

Allohumma Innii Angudhu Bika An Ta’thiyanii Kitaabii Bisyimaalii Au Miw Waroo-i Dhohrii.
Ya Alloh jangan Engkau berikan kitabku melalui tangan kiri atau dari belakangku.

Mengusap Rambut Kepala

Dengan cara :
  1. Membasahi kedua telapak tangan
  2. Mempertemukan ujung jari tangan kanan dan tangan kiri di atas kening (Jawa: “Bathok”)
  3. Kemudian usapkan (jalankan) ke atas kepala hingga ke belakang leher (Jawa: “Githok”)
  4. Selanjutnya kembalikan ke atas sampai ke depan (atas kening) satu kali
  5. Selanjutnya lakukan langkah nomor 1 – 3 tiga kali
  6. Membaca do’a berikut dimulai dari langkah awal sampai akhir (1-5) :
اَللّٰهُمَّ غَشِّنِىْ بِرَحْمَتِكَ وَأَنْزِلْ عَلَىَّ مِنْ بَرَكَاتِكَ وَأَظِلَّنِىْ تَحْتَ ظِلِّ عَرْشِكَ يَوْمَ لَاظِلَّ إِلَّاظِلُّكَ، اَللّٰهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِىْ وَبَشَرِىْ عَلٰى النَّارِ.

Allohumma Ghosy-Syinii Birohmatika Wa Anzil Ngalayya Min Barokaatika Wa Adhillanii Tahta Dhilli Ngarsyika Yauma Laa Dhilla Illa Dhilluka, Allohumma Harrim Sya’rii Wa Basyarii Ngalan Naar.
Ya Alloh berikanlah padaku/guyurlah aku dengan rahmat-Mu dan turunkan lah padaku barokah-Mu, dan naungilah diriku dalam naungan arsy-Mu, pada hari di mana tidak ada naungan kecuali naungan-Mu. Dan haramkanlah rambutku dan kulitku dari api neraka.
Apabila tidak memakai cara di atas bisa juga dengan cara mengusap sebagian kepala yaitu membasahi kulit kepala tempat tumbuhnya rambut, sambil membaca do’a :
اَللّٰهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِىْ وَبَشَرِىْ عَلٰى النَّارِ.

Allohumma Harrim Sya’rii Wa Basyarii Ngalan Naar.
Ya Alloh haramkanlah rambutku dan kulitku dari api neraka.

Membasuh Kedua Telinga

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ الْقَوْلَ فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهٗ، اَللّٰهُمَّ اسْمَعْنِىْ مُنَادِىَ الْجَنَّةِ فِى الْجَنَّةِ مَعَ الْأَبْرَارِ.

Allohummaj Ngalnii Minal Ladhiina Yastamiinguunal Qoula Fayattabinguuna Ahsanah, Allohummas Ma’nii Munaadiyal Jannah Fil Jannati Mangal Abroor.
Ya Alloh jadikanlah aku termasuk orang yang mendengarkan perkataan baik, dan jadikan aku bisa mengikuti kebaikannya. Ya Alloh perdengarkan lah padaku panggilan surga di surga bersama kalangan Abror (orang baik).

Mengusap Leher

اَللّٰهُمَّ فُكَّ رَقَبَتِىْ مِنَ النَّارِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنَ السَّلَاسِلِ وَالْأَغْلَالِ.

Allohumma Fukka Roqobatii Minan Naari Wa Anguudhu Bika Minas Salaasili Wal Aghlaali.
Ya Alloh keluarkan lah leherku dari neraka, dan aku berlindung kepadamu dari berbagai rantai dan belenggu neraka.

Membasuh Kaki Kanan sampai Mata Kaki

Dengan cara :
  1. Letakkan Jari Kelingking tangan kiri pada sela-sela jari kaki kanan
  2. Dimulai dengan jari kelingking kaki kanan sampai jempol kaki kanan.
  3. Masukkan jari-jari tangan kiri ke bawah jari-jari kaki secara bergantian.
  4. Kemudian basuh semua permukaan kaki sampai mata kaki.
  5. Sambil melafadzkan do’a :
اَللّٰهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمِىْ عَلٰى الصِّرَاطِ الْمُسْتَقِيْمِ مَعَ أَقْدَامِ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ.

Allohumma Tsabbit Qodamii Ngalash Shiroothil Mustaqiim, Manga Aqdaami Ngibaadikash Shoolihiin.
Ya Alloh terapkanlah telapak kakiku di atas sirotol Mustaqim, bersama telapak kaki hamba-hamba-Mu yang solih.

Membasuh Kaki Kiri sampai Mata Kaki

Dengan cara :
  1. Letakkan Jari Kelingking tangan kanan pada sela-sela jari kaki kiri
  2. Dimulai dengan jempol kaki kiri sampai kelingking kaki kiri.
  3. Masukkan jari-jari tangan kanan ke bawah jari-jari kaki secara bergantian.
  4. Kemudian basuh semua permukaan kaki sampai mata kaki.
  5. Sambil melafadzkan do’a :
اَللّٰهُمَّ إِنِّىْ أَعُوْذُ بِكَ اَنْ تَزِلَّ قَدَمِىْ عَلٰى الصِّرَاطِ فِى النَّارِ يَوْمَ تَزِلُّ أَقْدَامُ الْمُنَافِقِيْنَ وَالْمُشْرِكِيْنَ.

Allohumma Innii Angudhu Bika An Tazilla Qodamii Ngalash Shirooti Fin Naar, Yauma Tazillu Aqdaamul Munaafiqiina Wal Musyrikiin.
Ya Alloh aku berlindung kepadamu agar tidak menggelincirkan telapak kakiku di atas sirot ke dalam neraka pada hari dimana telapak kaki orang munafiq dan musyrik tergelincir.
Semua basuhan setiap anggota wudhu disunnahkan tiga kali.

Doa Setelah Wudhu

Setelah selesai berwudhu kemudian angkatlah pandangan kalian ke arah langit sambil membaca Do’a Setelah Wudhu berikut :
اَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهٗ لَا شَرِيْكَ لَهٗ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهٗ وَرَسُوْلُهٗ، سُبْحَانَكَ اللّٰهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِِلَّا أَنْتَ، عَمِلْتُ سُوْأً وَظَلَمْتُ نَفْسِىْ, اَسْتَغْفِرُكَ وَاَتُوْبُ اِلَيْكَ, فَاغْفِرْلِىْ وَتُبْ عَلَيَّ اِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ, وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَاجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ صَبُوْرًا، شَكُوْرًا، وَاجْعَلْنِىْ أَذْكُرُكَ ذِكْرًا كَثِيْرًا، وَأُسَبِّحُكَ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا.
Saya bersaksi tidak ada Tuhan kecuali Alloh, yang Satu, tidak ada sekutu baginya. Saya bersaksi Nabi Muhammad hamba dan rasul-nya. Mahasuci Engkau. Ya Alloh dengan memuji Engkau, aku bersaksi tidak ada Tuhan kecuali Engkau. Saya berbuat kejelekan dan zhalim, aku memohon ampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu. Maka ampunilah diriku dan terimalah taubat ku karena sesungguhnya engkaulah Dzat yang menerima taubat dan ampunan.

Ya Alloh jadikanlah aku termasuk orang yang bertaubat, suci, salih, sabar, syukur, dan berdzikir kepada-Mu dzikron katsiro, dan jadikanlah aku orang yang selalu bertasbih pagi dan sore.
Kemudian kalau ingin ke mesjid dari rumah, di jalan berdoa dengan doa tawasul ini:
اللهم إني أسألك بحق السائلين عليك، وبحق الراغبين إليك، وبحق ممشاى هذا إليك؛ فإني لم أخرج أشرا ولا بطرا، ولا رياء، ولا سمعة، بل خرجت اتقاء سخطك، وابتغاء مرضاتك فأسألك أن تنقذني من النار، وأن تغفر لي ذنوبي؛ فإنه لا يغفر الذنوب إلا أنت.
Bidayatul Hidayah, pada bab “Adabul Wudhu” dan “Adabul Khuruj ilal Masjid”.

Posting Komentar