Indonesia Website Awards
Ikutilah Program Tadarus di Group WhatsApp Penjaga Tradisi Sunnah, dengan periode setiap 15 hari sekali. BERGABUNG

Daftar Isi Artikel :

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah Menurut Rasulullah

Setiap datangnya tahun baru masehi, identik dengan kegiatan yang cenderung hura-hura. Seperti berjalan-jalan ke puncak, makan masakan yang sangat banyak, hingga pesta kembang api yang menghabiskan dana puluhan hingga ratusan juta rupiah. Aktivitas tersebut rutin digelar tahunan di akhir bulan desember dan awal januari.

Berbeda dengan perayaan tahun baru masehi, umat muslim yang memiliki hitungan tahun sendiri yang bernama Tahun Hijriyah tidak dianjurkan untuk merayakan tahun baru secara berlebihan. Apalagi terdapat unsur perbuatan tan haram dan berlihan.

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah Menurut Rasulullah

Tahun Baru dalam pandangan islam berarti momen instropeksi diri akan amal perbuatannya yang sudah dilakukan pada satu tahun sebelumnya.  Jika amalnya sudah baik, maka ditahun baru mendatang ia wajib meningkatkan kualitas ibadahnya tersebut. Sebaliknya, jika kemaksitan pada setahun yang lalu lebih banyak, maka di tahun baru mendatang ia harus segera bertaubat karena dirinya masih diberi kesempatan hidup di dunia oleh Allah SWT.

Dalam islam, setiap datangnya tahun baru hijriyah tidak diperbolehkan untuk berfoya. Umat islam justru dianjurkan untuk memanjatkan doa seperti yang Rasulullah Muhamad SAW lakukan. Untuk itu, masyarakat muslim agar tidak lupa membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah Menurut Rasulullah. Doa ini disunnahkan agar dibaca pada akhir bulan Dzulhijjah dan awal bulan Muharom.

Doa Akhir Tahun Hijriyah

Doa Akhir Tahun Hijriyah biasa dibaca setelah shalat ashar hingga masuk waktu maghrib. Hal ini lantaran dalam hitungan penanggalan islam, akhir tahun itu ketika masuk wakt maghrib. 
Berikut ini Doa Akhir Tahun Hijriyah :
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ, اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِيْ هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِيْ عَنْهُ فَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَرْضَهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلُمْتَ عَلَيَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ. وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْهُ بَعْدَ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ , اَللّٰهُمَّ إِنِّي اَسْتَغْفِرُكَ فَاغْفِرْلِيْ, وَمَا عَمِلْتُهُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِيْ عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْأَلُكَ اَللّٰهُمَّ يَا كَرِيْمُ. يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّيْ وَلاَ تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Washollalloohhu ‘alaa sayyidinaa muhammadiw wa’alaa aalihhi washohbihhi wasallam alloohhumma maa ‘amiltu fii hhadzihhis sanati mimmaa nahhaitanii ‘anhhu falam atub minhhu walam tardlohhu walam tansahhu wahalamtu ‘alayyaa ba’da qudrotika ‘alaa ‘uquubatii ilaat taubati minhhu ba’da jur-atii ‘alaa ma’shiyatika fa-innii astaghfiruka faghfirlii wamaa ‘amiltu fiihhaa mimmaa tardloohhu wawa’adtanii ‘alaihhisy syawaaba fa-as-aluka alloohhumma yaa kariimu yaa dzaljalaali wal-ikroomi ang tataqobbalahhu minnii walaa taqto’ rojaa-i mingka yaa kariimu washollalloohhu ‘alaa sayyidinaa muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihhi washohbihhi wasallim).
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu. Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah. Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya”

Doa Awal Tahun Hijriyah

Doa Awal Tahun Hijriyah biasa dipanjatkan setelah melaksanakan shalat maghrib. Hal ini juga berkaitan dengan hitungan penanggalan islam, yang menghitung awal bulan baru ketika masuk waktu maghrib. 
Berikut ini Doa Awal Tahun Hijriyah :
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ, اَللّٰهُمَّ أَنْتَ اْلأَبَدِيُّ الْقَدِيْمُ الأَوَّلُ, وَعَلَى فَضْلِكَ اْلعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْمُعَوَّلِ, وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ, نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ, وَاْلعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ, وَاْلاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا اْلجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ, وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Washollalloohhu ‘alaa sayyidinaa muhammadiw wa’alaa aalihhi washohbihhi wasallam alloohhumma angtal abadiyyul qodiimul awwalu wa’laa fadllikal ‘azhiimi wujuudikal mu’awwali wahhaadzaa ‘aamu jadiidu qod aqbala ilainaa nas-alukal ‘ishmata fiihhi minasy syaithooni wa-awliyaa-ihhi wajunuudihhi wal’awna ‘alaa hhadzihhin nafsil maaroti bissuu-i wal-istighoola bimaa yuqorribunii ilaika zulfaa yaa dzaljalaali wal-ikromi yaa arhamar roohhimiina washollalloohhu ‘alaa sayyidinaa muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa’alaa aalihhi washohbihhi wasallim)
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung. Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.”

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah Menurut Rasulullah tersebut alangkah baiknya dipanjatkan secara bersama-sama di mushola atau masjid, agar doa tersebut dapat cepat dikabulkan oleh Allah.

Demikianlah Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah Menurut Rasulullah. Semoga di tahun yang baru, kita termasuk orang-orang yang beruntung, yaitu orang-orang yang amalnya di tahun mendatang lebih baik dari pada tahun sebelumnya. Amiin. Wallahu a’lam bis showaab.

Baca juga :

Posting Komentar