Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Niat Puasa Asyura

Niat Puasa Asyura. Bulan Muharram merupakan salah satu bulan mulia bagi umat islam. Bulan ini menjadi bulan pertama dalam sistem penanggalan hijriah yang menandakan bahwa tahun baru Islam telah datang. Berbeda dengan perayaan tahun baru masehi, perayaan tahun baru Hijriah tidak disertai dengan pesta meriah dan aktivitas foya-foya seperti penyalaan kembang api yang menghabiskan banyak dana.

Setiap datang bulan Muharram, umat islam justru dianjurkan melaksanakan berbagai macam amalan sunnah. Salah satu yang paling dianjurkan untuk dikerjakan adalah Puasa Asyura. Kata Asyura sendiri berasal dari kata ‘asyara yang berarti bilangan sepuluh. Sementara itu secara istilah Puasa Asyura adalah puasa yang dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram dalam hitungan Kalender Hijriah milik orang islam.

Niat Puasa Asyura

Hukum Puasa Asyura adala Sunnah maksudnya apabila dikerjakan mendapat pahala namun apabila ditinggalkan tidak apa-apa. Tetapi melaksanakan puasa ini sangat dianjurkan dalam syariat Islam. Ada berbagai dalil tentang Puasa Asyura ini, yang intinya menganjurkan umat islam untuk berpuasa pada tanggal 10 Muharram. Dalam sebuah Hadis dari Siti Aisyah RA yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori, Rasulullah SAW bersabda yang artinya,

“Rasulullah SAW memerintahkan untuk puasa di hari ‘Asyura. Dan ketika puasa Ramadhan diwajibkan, barangsiapa yang ingin (berpuasa di hari ‘Asyura) ia boleh berpuasa dan barangsiapa yang ingin (tidak berpuasa) ia boleh berbuka. (HR Bukhari)

Di dalam sebuah hadis lain, bahkan Rasulullah terlihat sangat menganjurkan agar setiap muslim menjalankan Puasa Asyura. Bahkan keduduan puasa tanggal 10 Muharram ini disandingkan dengan puasa Ramadhan. Nabi Muhammad SAW bersabda yan artinya:

“Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah (puasa) di bulan Allah Muharram. Dan shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam. (HR Muslim)

Dari hadis di atas kita dapat melihat bahwa Puasa Asyura begitu dianjurkan. Bahkan rasulpun mengatakan jika puasa ini adalah puasa utama setelah puasa Ramadhan. Sebab bulan Muharram adalah bulannya Allah yang penuh dengan keberkahan.

Bagi anda yang akan melaksanakan puasa sunnah ini, jangan lupa membaca Niat Puasa Asyura. Berikut ini lafdznya:
نويت صوم في يوم عاشوراء سنة لله تعالى

Cara membacanya: (Nawaitu Shouma fii yaumi ‘asyura sunnatan lillaahi ta’aala)

Artinya: Saya niat puasa sunnah di hari asyura (tanggal 10 Muharram) sunnah karena Allah taala.

Kapan Niat Puasa Asyura dibaca?

Perlu diingat bahwa Puasa Asyura termasuk dalam kategori puasa sunnah. Maka waktu niatnya dilakukan mulai malam hari sampai dengan tergelincirnya mata hari atau masuk waktu dzuhur. Kendati demikian alangkah lebih baiknya jika Niat Puasa Asyura dilakukan setelah shalat Isya’ supaya tidak lupa.

Marilah pada tahun baru hijriah ini kita merayakannya dengan mengerjakan berbagai amalan sunnah salah satunya dengan melakukan Puasa Asyura. Semoga dengan menjalankan puasa sunnah tersebut, kita dimasukkan dalam kateogori orang-orang yang bertaqwa. Amiin.


elzeno
elzeno Pengalaman adalah Guru Terbaik. Oleh sebab itu, kita pasti bisa kalau kita terbiasa. Bukan karena kita luar biasa. Setinggi apa belajar kita, tidahlah menjadi jaminan kepuasan jiwa, yang paling utama seberapa besar kita memberi manfaat kepada sesama.

Posting Komentar untuk "Niat Puasa Asyura"

Formulir Kontak

Nama Email * Pesan *